Cegah Kelangkaan, Periode Tanam Cabai Perlu Diatur

Selasa, 20 April 2021 11:52

Cabai

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Cabai menjadi komoditas yang langka termasuk pada Ramadan kali ini. Periode tanam akan diatur agar dapat memastikan stok kebutuhan tercukupi.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo mengakui ketersediaan cabai di Sulsel saat ini mulai berkurang sehingga berpengaruh terhadap harga cabai di pasar tradisional.

Ardin menjelaskan, terjadinya kelangkaan stok cabai sebab petani memilih mengirimkan stok mereka ke luar daerah, terutama Jawa. Ini dilakukan sebab di pulau Jawa terjadi kekurangan stok.

“Kita juga tak bisa memaksakan petani untuk menahan cabainya di Sulsel saja, karena mereka mendapatkan harga yang lebih baik di luar,” ungkapnya di Makassar, Senin (19/4/2021).

Namun Ardi menegaskan pihaknya bukan tanpa upaya untuk mencegah kelangkaan stok cabai. Ada sejumlah strategi yang disiapkan demi menjaga ketersediaan pasokan.

“Pertama kita tanam cepat. Kedua adalah kita cari juga sumber-sumber dimana kita ambil, misalnya sekarang ini di Ambon itu banyak,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel, Muhammad Yunus mengatakan menurunnya produksi cabai juga disebabkan masuknya musim hujan, sehingga para petani lebih fokus menanam padi.

“Khusus di Sulsel kalau musim hujan begini kadang-kadang cabai itu agak kurang dan petani ini lebih cenderung kepada padi atau tanaman yang membutuhkan air, sehingga produksi ini agak kurang,” paparnya.

Komentar