Meski Bukan WNI Lagi, Pakar Hukum Pastikan Joseph Paul Zhang Bisa Dijerat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID -- Menanggapi pernyataan Joseph Paul Zhang yang mengaku tidak bisa dijerat hukum Indonesia, Ahli hukum tata negara, Refly Harun, angkat bicara.

Menurutnya, Joseph Paul Zhang bukan lagi warga negara Indonesia. Sebab, dia tinggal di Eropa dan sudah melepaskan kewarganegaraannya sebagai warga negara Indonesia (WNI).

“Sepanjang dia warga negara, sebenarnya non warga negara pun masih bisa dijerat,” tegas Refly Harun, dikutip dari kanal YouTube miliknya, Refly Harun, Selasa (20/4).

Refly menegaskan, selama Joseph Paul Zhang melanggar hukum Indonesia, maka dia tetap bisa dihukum, meskipun sudah melepaskan kewarganegaraannya sebagai WNI.

Menurut Refly, undang-undang yang memuat pasal ujaran kebencian tidak dibatasi oleh teritorial.

“Katakanlah dia benar melepaskan kewarganegaraan dia, oke. Dan dia mengatakan bahwa dia tidak tunduk kepada hukum Indonesia. Enggak juga begitu,” kata Refly.

“Siapa pun yang melanggar hukum Indonesia, walaupun dia bukan warga negara Indonesia, dia tetap bisa dijerat,” tegas Refly.

Ia menegaskan bahwa Jozeph Paul Zhang melanggar Undang-undang ITE yang tidak mengenal azaz teritorial.

Menurut Refly, ujaran kebencian atau penghinaan yang dilakukan Jozeph Paul Zhang sengaja ditujukan kepada umat Islam Indonesia.

“Bisa kita lihat dari pembicaraan dia. Bahkan bahasa yang digunakan, konteks pembicaraan dan lain sebagainya, dengan mudah kita katakan bahwa ini ditujukan kepada umat Islam Indonesia,” beber Refly.

Karena itu, lanjut Refly, ada kepentingan negara ini terhadap Paul Zang, walaupun dia mengaku sudah melepaskan kewargaanegaraan Indonesia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan