Pelaku Pengeroyok Brimob dan Kopassus Sudah Ditahan, yang Menangkap Militer?

Selasa, 20 April 2021 15:14

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Neta S Pane selaku Ketua Umum Indonesia Police Watch (IPW) mengingatkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, agar transpran mengusut kasus pengoroyokan anggota polisi dan Kopassus di Kebayoran Baru.

Dalam peristiwa tersebut, anggota Brimob berinisial YSB meninggal dunia. Sedangkan Serda DB kritis karena mengalami luka.

“Polda Metro Jaya perlu menjelaskan, apakah para pelaku bagian dari oknum aparatur keamanan atau bukan,” ujar Neta, Senin (19/4/2021).

Berdasarkan informasi yang diproleh IPW, para pelaku sejatinya sudah tertangkap.

Lima pelaku yang sudah ditangkap itu berinisial RMS, PW, MI, MS, dan HW sudah ditangkap.

“Sedangkan dua pelaku lagi masih buron,” beber Neta.

Namun, penangkapan tersebut belum dipaparkan transpan oleh pihak Polda Metro.

“Polda Metro Jaya perlu menjelaskan. Benarkah lima dari ketujuh pelaku sudah ditangkap dan yang menangkap adalah militer?” ujarnya.

Karena itu, Neta mendesak Polda Metro agar transparan menuntaskan kasus pengeroyokan tersebut.

Mengingat kasus serupa pernah terjadi di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat.

“Polda Metro Jaya segera mengungkapkan secara transparan kasus itu. Apa sebenarnya yang terjadi agar kasus ini tidak menjadi teror baru bagi warga Jakarta,” ujarnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya telah mengambil alih kasus pengeroyokan terhadap anggota Polri dan TNI di Cafe Obama.

Komentar