Satpam yang Cegat Bomber Gereja Katedral Akhirnya Keluar dari RS

Selasa, 20 April 2021 19:52

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Zulpan sedang menjenguk Kosmas di RS Bhayangkara beberapa waktu lalu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kosmas, 51 tahun akhirnya melepas rindu. Satpam yang mencegat pelaku bom bunuh diri yang ingin meledakkan diri di Gereja Katedral, Makassar akhirnya bisa pulang ke rumahnya.

Kondisinya berangsur membaik setelah mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara. Saat itu Kosmas mengalami luka bakar karena terkena api dan serpihan bom terduga teroris dari kelompok Jemaah Asharut Daurah (JAD), yang berafiliasi dengan ISIS ini.

Kepala RS Bhayangkara, Kombes Mas’udi, mengatakan, pasiennya tersebut telah diperbolehkan pulang ke rumahnya sejak beberapa hari yang lalu oleh tim medis.

“Pak Kosmas sudah pulang kok. Jadi tak ada masalah lagi,” katanya kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Kosmas juga tak perlu khawatir soal biaya pengobatannya selama menjalani perawatan di rumah sakit milik Polri tersebut. Seluruh biaya perawatannya, termasuk 19 korban lain dalam peristiwa ini ditanggung pemerintah.

Sampai saat ini, lanjut Kombes Mas’udi, pihaknya masih merawat tiga korban korban bom bunuh diri di ruang perawatan. Tiga orang itu juga sudah dalam kondisi sehat dan menunggu petunjuk soal waktu kepulalangan mereka.

“Yah mohon doa nya secepat mungkin (korban bom bunuh diri dipulangkan). Yang tinggal saat ini perempuan tiga-tiganya,” jelas perwira polisi tiga melati ini.

Khusus untuk Kosmas, selain biaya pengobatannya ditanggung negara, anak laki-lakinya ditawari menjadi anggota Polri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit, melalui Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam saat menjenguk para korban di rumah sakit tersebut beberapa waktu yang lalu.

Komentar