UEFA Ancam Coret Peserta ESL dari Liga Domestik, Kerugian Bisa Capai Triliunan Rupiah

Selasa, 20 April 2021 14:23

Ilustrasi sepak bola (Istimewa)

FAJAR.CO.ID — Klub peserta European Super League (ESL) terancam dicoret dari liga domestik masing-masing. Ancaman itu disampaikan Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Jika hal itu benar dilakukan, 12 klub pencetus kompetisi tersebut bersiap menempuh jalur hukum.

The Associated Press melaporkan pada Selasa (20/4/2021) UEFA sudah menerima surat dari kelompok klub European Super League terkait izin menggelar kompetisi. Dalam surat tersebut, ESL menyebut akan mengambil langkah hukum apabila UEFA menggagalkan rencana kompetisi.

Surat yang ditujukan kepada Presiden UEFA Aleksander Ceferin itu juga dikirimkan ke Presiden FIFA Gianni Infantino. Salah satu isi surat menjelaskan, bahwa European Super League telah menanggung dana sebesar 4 miliar Euro atau setara Rp69 triliun yang dikelola oleh sebuah lembaga keuangan.

Setali tiga uang, klub pencetus European Super League (ESL) menghadapi ancaman kerugian finansial dalam jumlah besar jika UEFA menggagalkan rencana kompetisi mereka.

“Pernyataan Anda, bagaimanapun, memaksa kami untuk mengambil langkah-langkah perlindungan untuk mengamankan diri kami sendiri dari reaksi merugikan seperti itu,” lanjut surat yang sama.

European Super League yang digagas 12 klub Eropa bermaksud menggelar kompetisi tengah pekan yang mirip Liga Champions dan Liga Europa. Rencana tersebut mendapat penolakan keras dari UEFA karena dianggap bisa merusak pamor Liga Champions.

Adapun 12 klub yang tergabung di ESL adalah AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid dan Tottenham Hotspur. (fin)

Komentar