Viral Aksi Perang Sarung, DPD Minta Pemerintah Tegur Pengelola Aplikasi TikTok

Selasa, 20 April 2021 11:35

Tangakapan layar video gerombolan remaja perang sarung dikira tawuran di Underpass Satelit. Foto: Viral medsos

FAJAR.CO.ID — Aksi tawuran oleh sekelompok anak di bawah umur terjadi di Surabaya saat Ramadan. Mereka saling serang menggunakan sarung berisi kerikil yang dilakukan untuk kepentingan konten YouTube dan TikTok.

Mereka terpecah kelompok di beberapa titik jalanan kota Surabaya dan aksinya dilakukan malam hari hingga jelang waktu sahur.

Terkait hal itu, Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, mendesak pemerintah menegur pengelola aplikasi TikTok karena tidak bisa menyaring konten berbahaya, terutama aksi perang sarung yang terjadi di Surabaya.

“Pemerintah harus preventif dan menegur TikTok untuk melindungi anak-anak dan generasi muda kita,” ujar La Nyalla di sela reses di Bangkalan, Jawa Timur, Senin (19/4).

Menurutnya, tawuran sekelompok anak di bawah umur yang terjadi di Surabaya dalam rangka membuat konten TikTok perlu mendapat perhatian semua pihak.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai aksi tak terpuji tersebut malah dijadikan konten secara vulgar. “Konten yang dipertontonkan sudah tidak sehat baik secara fisik maupun psikologis,” ucapnya.

La Nyalla menuturkan bahwa TikTok sering melakukan tantangan yang mengundang rasa penasaran anak-anak sehingga berdampak pada aktivitas membahayakan. (antara/jpg)

Komentar