Nadiem Makarim dan Megawati Bertemu, Politikus PDIP Ungkap yang Dibahas

Rabu, 21 April 2021 15:59

Pertemuan Nadiem Makarim dan Megawati Soekarnoputri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDIP Ahmad Basarah bongkar pertemuan Mendikbud Nadiem Makarim dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri.

Menurut Basarah, pertemuan di rumah Ketum PDIP di Jalan Teuku Umar No 27, Menteng, Jakarta Pusat, membahas soal revisi Peraturan Pemerintah (PP) 57/2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Basarah menegaskan bahwa mata pelajaran Pancasila adalah pelajaran wajib. Karena sejatinya sumber dari segala sumber hukum negara, termasuk semua pembentukan peraturan perundang-undangan tidak boleh menyimpang apalagi bertentangan dengan Pancasila.

“Mestinya yang dilakukan pemerintah dalam membentuk PP 57/2021 juga merujuk kepada UU 12/2012 tersebut bukan malah melanjutkan kekosongan hukum pada UU Sisdiknas tersebut,” kata Basarah dalam keterangannya, Rabu (21/4).

Dalam kesempatan itu, Megawati menjelaskan pentingnya mata pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia dimasukan dalam Standar Pendidikan Nasional. Karena begitu fundamentalnya fungsi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

“Pancasila juga berfungsi sebagai kepribadian bangsa Indonesia, sehingga kalau menurut saya mata pelajaran Pancasila itu wajib masuk dalam kurikulum pendidikan di semua jenjang,” tegas Megawati.

Nadiem menyambut baik hasil diskusi dengan Ketua Dewan Pengarah BPIP tersebut dan menyatakan persetujuannya agar dalam revisi PP 57/2021 akan memasukan mata pelajaran Pancasila dalam Standar Pendidikan Nasional. “Sikap saya selaku Mendikbud setuju agar mata pelajaran Pancasila dimasukan dalam revisi PP 57/2021 dengan nama mata pelajaran “Pancasila dan Kewarganegaraan,” kata Nadiem. (genpi)

Komentar