Polisi Temukan Unsur Pidana di Kebakaran Kilang Balongan, Siap-siap Bakal Ada Tersangka

Rabu, 21 April 2021 16:35

Foto udara titik lokasi kebakaran tangki minyak milik Pertamina RU VI Balongan yang berbatasan dengan rumah warga, Indra...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mabes Polri akhirnya menaikkan kasus kebakaran kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat ke penyidikan.

Kasus tersebut dinaikkan, usai penyidik melakukan gelar perkara pada tanggal 16 April 2021 lalu. Hasilnya ditemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Pada tanggal l 16 April kemarin dilakukan gelar perkara. Dan hasil gelar perkara itu telah ditemukan adanya tindak pidana sehingga perkara tersebut dinaikkan ke tahap penyidikan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/4/2021).

Kendati sudah naik kepenyidikan, kata Rusdi, pihaknya belum bisa menyimpulkan pihak-pihak yang akan ditetapkan menjadi tersangka.

Namun berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi yang dilakukan, ditemukan fakta baru yakni adanya kesengajaan dalam kasus kebakaran tersebut.

“Berdasarkan fakta dan barang bukti kebakaran itu adanya kesalahan, adanya kealpaan sehingga menimbulkan kebakaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terbakar pada Senin (29/3) dini hari WIB, mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka berat.

Selain itu, satu pasien korban luka bakar akibat kebakaran empat tangki Kilang Pertamina Balongan, berinisial IA (17) meninggal dunia setelah menjalani perawatan 12 hari di rumah sakit.

Kilang Pertamina Balongan memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan pasokan bahan bakar minyak (BBM), terutama premium, pertamax, dan LPG yang disalurkan ke DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat, dan sekitarnya yang merupakan sentra bisnis dan Pemerintahan Indonesia.(pojoksatu/fajar)

Komentar