Putri NA dan 8 Stafsus Lainnya Dinonaktifkan, Andi Sudirman Bilang Hanya Sementara

Rabu, 21 April 2021 21:34

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinonaktifkannya sembilan Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Sulsel menjadi perhatian publik. Pasalnya para stafsus ini sudah cukup lama mendampingi Nurdin Abdullah.

Sesuai Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 76/I/2021, ada sembilan nama stafsus Gubernur.

Kesembilan stafsus tersebut diantaranya, Anak Kandung Nurdin Abdullah, Putri Fatimah Nurdin. Kemudian, Bunyamin Arsyad yang kerap disapa Om Ben. Menantu Walikota Pare-pare Taufan Pawe yakni Zulham Arief.

Selain itu, ada juga Raysen Wijaya Kusuma, Nikita Andilolo, Nurul Habibah, Bobby Marta Hidayat, A. Faramuli Aswari, dan Muhammad Taufiq Lau.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, kesembilan stafsus hanya diberhentikan sementara sembari menunggu hasil dari proses hukum Nurdin Abdullah.

Ia menegaskan, jika kesembilan stafsus masih tetap diaktifkan dan tetap diberikan fee, maka dapat berpotensi menjadi temuan dikemudian hari terkait penganggaran.

“Dia bisa berpotensi untuk jadi temuan. Makanya kita nonaktifkan dulu sementara sambil kita menunggu daripada proses (hukum NA, red),” tuturnya.

Terpisah, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, pembayaran gaji stafsus Gubernur dihentikan per Maret lalu.

“Selama Gubernur Nonaktif, tidak ada yang dibantu. Jadi tidak ada penilaian dalam pembayaran. Jadi per Maret dihentikan dulu pembayaran gajinya,” ujarnya.

Komentar