Staf Khusus dan Jubir NA Diberhentikan, TGUPP Dievaluasi

Rabu, 21 April 2021 10:56

Foto ilustrasi/Net

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gerbong gubernur nonaktif Nurdin Abdullah (NA) mulai tergeser. Jajaran Staf Khusus dinonaktifkan, posisi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) juga dievaluasi.

Diam-diam Bappelitbangda ternyata menghentikan SK pengangkatan jajaran Staf Khusus gubernur yang dulunya kerap melekat bersama Nurdin Abdullah. Yang diangkat hanyalah jajaran staf khusus Plt gubernur, yang telah diteken Andi Sudirman Sulaiman.

Jumlah staf khusus yang kini nonaktif sebanyak 9 orang. Salah satu yang ada dalam jajaran tersebut yakni Putri Fatima, yang merupakan anak pertama Nurdin Abdullah yang memang kerap mendampinginya dalam berbagai kegiatan.

Kemudian ada menantu Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Zulham Arief. Serta jajaran staf khusus lain. Kemudian, pemprov juga menghentikan pengangkatan Jubir Nurdin Abdullah Veronica Moniaga.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbangda Sulsel, Andi Rahmi Bahariwaty mengatakan kebijakan ini diambil sesuai arahan pimpinan. Yakni menghentikan pengangkatan staf ahli yang selama ini melekat untuk gubernur nonaktif Nurdin Abdullah.

Kata dia, normalnya Staf Khusus bekerja mendampingi gubernur yang masih aktif bekerja. Namun karena tersandung kasus, sehingga pengangkatan jajaran staf khusus dan juru bicara tersebut ditangguhkan hingga menunggu kepastian proses hukum.

“Mereka juga tidak bekerja. Bisa jadi temuan kalau honornya kami bayarkan. Sekarang kan yang aktif Plt gubernur, makanya yang diangkat dari staf khusus wagub saja. Sementara untuk yang ikut dengan gubernur (Nurdin Abdullah) kami pending,” bebernya kepada FAJAR, kemarin.

Komentar