Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Pria Kulit Hitam George Floyd

Kamis, 22 April 2021 18:39

VONIS BERAT: Mantan polisi Minneapolis Derek Chauvin mendengarkan putusan untuknya dalam persidangan kasus pembunuhan Ge...

FAJAR.CO.ID, MINNEAPOLIS — ”Black power… black power.” Teriakan sukacita itu meluncur dari ratusan orang di luar pengadilan Minneapolis, Minnesota, AS, Selasa (20/4). Mereka tak mampu membendung kebahagiaan ketika juri memutuskan bahwa Derek Chauvin dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan kematian George Floyd.

Semua juri yang berjumlah 12 orang hanya membutuhkan waktu kurang dari 11 jam untuk berunding dan mengambil keputusan. Mantan polisi yang berusia 45 tahun tersebut bersalah atas ketiga dakwaan yang menjeratnya. Yaitu, pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan tanpa disengaja.

Pasca keputusan juri keluar, status bebas bersyarat Chauvin langsung dicabut dan dilakukan penahanan. Belum diketahui kapan hakim akan menjatuhkan vonis. Diperkirakan baru sekitar dua bulan ke depan. Chauvin diyakini akan mengajukan banding. Di dalam pengadilan, dia lebih banyak diam. Chauvin bahkan melepas kesempatannya untuk bersaksi.

Floyd meninggal 25 Mei 2020. Saat itu, penjaga toko melaporkan dugaan penggunaan uang palsu USD 20 atau setara Rp 290 ribu. Polisi merespons ke lokasi dan mengamankan Floyd. Chauvin lantas menindih leher Floyd selama 9 menit. Dia tidak menggubris saat Floyd berkata bahwa dirinya tidak bisa bernapas. Floyd meninggal sebelum sampai di rumah sakit.

Kasus itu memicu amarah dunia, khususnya warga kulit hitam di seantero negeri Paman Sam. Tagar Black Lives Matter pun ramai di berbagai media sosial.

Bagikan:

Komentar