Nekat Mudik, ASN Pemkot Makassar Terancam Turun Pangkat

Kamis, 22 April 2021 19:22

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat harus menahan diri untuk mudik. Pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran mengenai larangan untuk itu.

Larangan mudik ini dikeluarkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus lebih luas. Dikhawatirkan masyarakat dari kota membawa virus ke kampung halaman.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto pun demikian. Ia mengatakan akan menerapkan larangan mudik lebaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot.

“Tentu kalau itu kita pasti akan ikuti perintah pusat, kalau pemerintah pusat melarang tentu kita patuhi,” ujar Danny, Kamis (22/4/2021).

Bahkan, kata Danny bagi ASN yang nekat mudik akan mendapat sanksi administrasi. Kemungkinan paling buruk adalah sanksi penurunan pangkat.

“Kalau ada pegawai yang melanggar tentu kami akan tegur, termasuk kemungkinan terburuk pemberian sanksi, tapi tidak mungkin pidana, sudah pasti administrasi, bahkan bisa saja penurunan pangkat,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan terbaru terkait larangan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, yang diberlakukan mulai tanggal 22 April 2021.

Larangan mudik itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021.

Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

“Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei – 24 Mei 2021),” tulis Addendum yang ditandatangani Doni Monardo itu tertanggal 21 April 2021.

Sedangkan, selama masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
2
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar