PAN Disebut Sulit Masuk Kabinet, Pangi Chaniago: Jumlah di Parlemen Sudah CUkup Kuat

Kamis, 22 April 2021 20:12

Pangi Syarwi Chaniago

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago menilai kehadiran Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Pasalnya, tanpa kehadiran Partai dipimpin Zulkifli Hasan itu, koalisi pemerintahan Presiden Jokowi dinilai akan tetap kuat.

Itu disampaikan Pangi merespon isu Partai berlambang matahari itu salah satu Partai masuk bursa calon Menteri di reshufle jilid II.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu dalam diskusi di DPR bertajuk “Membaca Peta Parlemen Pascareshuffle Kabinet Jilid II” di kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

“Tetapi presiden hari ini juga tidak terlalu penting sebenarnya untuk mengambil PAN, karena memang jumlah di parlemen sudah cukup kuat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Pangi juga melihat, bisa jadi ditariknya PAN ke Kabinet Presiden Jokowi untuk kepentingan hal yang lain.

“Tapi mungkin ada niat-niat lain untuk membangun bangsa ini butuh, membangun apa gitu,” ucapnya.

Akan tetapi, Dosen Universitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mengaku bingung dengan posisi PAN selama ini.

“Apakah PAN posisinya yang saya menzonasinya nggak tahu itu apa Partai oposisi atau koalisi,”

“Kalau mau dibilang koalisi tapi nggak ada menterinya, ini paling menurut saya ya sudah wajar juga kalau memang sudah mengatakan PAN sudah menjadi bagian dari the ruling party,” pungkas Pangi.

Komentar