Ajarkan Ritual Ngeseks di Tempat Ibadah, Aliran Sesat Ini Diobok-obok Polisi

Jumat, 23 April 2021 11:03

DOK.POLRI

FAJAR.CO.ID — Aliran sesat ini bernama Tim Doa Alfa Omega. Ajarannya dianggap menyimpang karena memperbolehkan ngeseks di tempat ibadah.

Polres Supiori pun membubarkan aliran sesat yang hadir di Papua ini karena dianggap menyimpang dari ajaran Kristiani.

Bahkan, aliran ini mengajarkan kepada pengikutnya untuk melakukan ritual di atas bukit dalam keadaan tanpa busana pada malam hari.

Mereka diperbolehkan untuk melakukan hubungan layaknya suami istri hingga pagi hari.

Jika ada pengikut yang tidak melakukan ritual itu, maka dianggap tidak menerima ajaran.

Markas Tim Doa Alfa Omega akhirnya diobok-obok oleh aparat kepolisian bersama petugas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Supiori dan Klasis Supiori.

Tindakan pembubaran ini dilakukan berdasarkan laporan kepala Kantor Kemenag Supiori, Saulus Krey, Ketua Klasis Supiori Utara Pdt Beatriks Nibali dan Ketua Klasis Supiori Selatan, Pdt Otniel Mambrasar.

Aliran sesat ini awalnya akan melakukan ibadah di Kampung Kyamdori Distrik Supiori Barat. Ibadah ini dipimpin oleh AK.

“Selasa sore (20/4) kami melakukan penggeledahan di Kampung kyamdori yang diduga dijadikan tempat aliran sesat,” ucap Kapolres Supiori, AKBP Moh. Darodjat Daimboa, SPd dalam rilisnya, Rabu (21/4).

“Dalam penggeledahan kami berhasil menyita barang bukti berupa dokumen, kartu ID card anggota, baliho yang isinya foto yang dianggap Tuhan, bendera, batu, dan senjata tajam,” sambungnya.

Bagikan:

Komentar