Febri Diansyah Temukan Keanehan di Dokumen yang Diperlihatkan Ketua KPK

Jumat, 23 April 2021 21:35

Ketua KPK, Firli Bahuri saat memperlihatkan dokumen terkait AKP SRP. (Int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pegiat Antikorupsi, Febri Diansyah menyoroti sebuah dokumen yang ditunjukkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Dokumen tersebut diperlihatkan Firli saat konferensi pers penetapan tiga tersangka dugaan TPK Penerimaan Hadiah/Janji oleh Penyelenggara Negara terkait Penanganan Perkara Walikota Tanjung Balai Tahun 2020-2021, yaitu SRP (Penyidik KPK), MH (Pengacara), dan MS (Walikota Tanjung Balai), Kamis (22/4/2021).

Febri mengunggah potongan foto dokumen yang merupakan hasil penilaian dari AKP Stepanus Robin Pattuju saat mengikuti seleksi penyidik KPK.

“Baru nyadar, logo KPK di dokumen berlabel Rahasia yang diperlihatkan Ketua KPK kemarin salah…Kata “korupsi” masuk di bawah tulisan KPK.,” kata Febri dikutip dari akun Twitternya, Jumat (23/4/2021).

Mantan juru bicara KPK itu lantas membandingkan logo resmi KPK yang terpampang di Gedung Merah Putih.

“Bandingkan dengan logo sebenarnya (kanan) yang dibuat dengan filosofi agar kata “korupsi” tidak masuk ke KPK,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut, Stepanus Robin Pattuju memiliki hasil tes rekrutmen menjadi penyidik KPK dengan hasil tes di atas rata-rata.”Saudara SRP (Stepanus Robin Pattuju) masuk KPK tanggal 1 April 2019, Hasil tesnya menunjukkan potensi di atas rata-rata, di atas 100 persen,” kata Firli Bahuri sambil memperlihatkan dokumen hasil tesnya.

“Yaitu di angka 111,41 persen. Hasil tes kompetensi di atas 91,89 persen. Artinya, secara persyaratan mekanisme rekrutmen tidak masalah,” kata Firli. (msn/fajar)

Bagikan:

Komentar