Posisi KRI Nanggala 402 Sudah Terdeteksi, Dekat Celukan Bawang

Jumat, 23 April 2021 20:54

Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Mayor Jenderal TNI Achmad Riad dalam konnferensi per di Base Op...

Dengan demikian, kadar oksigen untuk 53 personil di dalamnya, hanya bisa bertahan sampai dengan Sabtu (24/4) pukul 03.00 WIB.

Artinya, pencarian saat ini tengah berpacu dengan waktu.

“KRI yang dikerahkan pada proses pencarian disebutkan ada 21 KRI termasuk KRI Alugoro. jadi total jumlahnya 21 KRI. Kalau pun nanti, bisa ada penambahan,” kata Achmad Riad.

BACA: Mantan Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala Ungkap Hal Rahasia, “Terus Terang Saya Sakit Hati”

Sementara dari kepolisian mengerahkan empat kapal, yakni Gelatik, Enggang, Barata dan Balam.

“Kapal-kapal kepolisian ini juga dilengkapi dengan unit ‘drone’ yang juga termasuk memiliki kemampuan sonar dua dimensi,” ujarnya.

Ada juga kapal dari negara sahabat. Salah satunya kapal MV Swift Rescue dari Singapura, yang diperkirakan tiba sore atau malam ini.

“Kemudian ada Mega Bakti dari Malaysia masih dalam perjalanan, HMAS Ballarat dari Australia, kemudian HMAS Sirius Australia, satu kapal dari India, dan kita harapkan Poseidon bisa merapat,” katanya.

Dalam proses pencarian saat ini diharapkan salah satu KRI yang memiliki peralatan yang mampu memonitor bawah laut yaitu KRI Rigel.

“Diharapkan dengan ini, pada sore atau siang kita bisa merapat sehingga bisa merencanakan lebih detail sementara ini untuk menindaklanjuti atau mencari hasil dari KRI Rimau,” ucap dia.(ruh/pojoksatu)

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar