Ditransfer 59 Kali, AKP Stepanus Bergeliman Uang Rp1,3 M dari Walikota Tanjungbalai

Sabtu, 24 April 2021 09:29

Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju digiring petugas untuk mengikuti konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Gedun...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik KPK dari Polri AKP Stepanus Robin Pattuju bergelimang uang Rp1,3 miliar dari transferan Walikota Tanjungbalai M Syahrial.

Penyidik KPK dari Polri AKP Stepanus Robin Pattuju ini sudah resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka penerimaan suap dari Walikota Tanjungbalai M Syahrial.

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap ada peran Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin sebagai yang memperkenalkan kedua pihak.

Walikota Tanjungbalai diduga memberi uang sebesar Rp 1,5 miliar agar SRP membantu penyelidikan kasus korupsi di Tanjungbalai dihentikan.

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap kronologi perkara ini. Pada Oktober 2020, M Syahrial dan Stepanus bertemu di rumah dinas Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin (AZ).

Dalam pertemuan itu Azis meminta Stepanus membantu M Syahrial (MS).

“Pada Oktober 2020 SRP melakukan pertemuan dengan MS di rumah dinas AZ, Wakil Ketua DPR di Jakarta Selatan,” jelas Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).

“Dalam pertemuan tersebut AZ memperkenalkan SRP dengan MS terkait penyelidikan dugaan korupsi di pemerintahan Kota Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan,” jelasnya.

“Dan meminta agar SRP dapat membantu supaya permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK,” katanya.

Firli mengatakan M Syahrial dan Stepanus sepakat untuk membuat komitmen. M Syahrial bersedia memberikan uang sejumlah Rp 1,5 kepada SRP.

Bagikan berita ini:
6
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar