Leno Bunuh Diri, Arsenal Kalah, Arteta: Ini Mengerikan, tidak Bisa Diterima

Sabtu, 24 April 2021 06:09

Bern Leno mencetak gol bunuh diri. (Foto: Getty Images via BBC Live)

FAJAR.CO.ID, LONDON—Arsenal kembali menelan kekalahan kandang saat menjamu Everton di pekan ke-33 Premier League. The Gunners kalah 0-1 akibat gol bunuh diri kiper, Bernd Leno di menit ke-76 saat mencoba menghalau bola dari Richarlison.

Ini adalah kekalahan kandang kesembilan dari 25 pertandingan mereka di semua kompetisi musim ini. Selebihnya, mereka menang 11 kali dan imbang lima kali. Itu adalah kekalahan kandang terbanyak yang dialami The Gunners dalam satu musim sejak 1929-30 (9).

Tidak heran Manajer Arsenal, Mikel Arteta kepada Sky Sports sangat kecewa. Tentang penampilan kandang timnya musim ini pelatih berpaspor Spanyol tersebut mengatakan, “Ini mengerikan, tidak bisa diterima.”

Menurutnya, Arsenal lebih bagus dari Everton. Ia juga mengklaim harusnya mendapat penalti.  “Kami adalah tim yang lebih baik tetapi ada keputusan tertentu yang tidak dapat kami kendalikan,” keluhnya.

“Kami adalah tim yang lebih baik. Kami kekurangan beberapa peluang yang jelas dan keunggulan di sepertiga akhir. Mereka terorganisir dengan sangat baik tetapi kami kebobolan gol pada saat yang salah dan ketika kami mendapat penalti tetapi itu tidak diberikan,” lanjut Arteta.

Hal senada dilontarkan Arteta kepada BBC Sport. “Di lapangan, kami adalah tim yang lebih baik, kami mengendalikan permainan dan kami memiliki beberapa peluang dan celah. Kami memiliki penalti yang jelas yang entah bagaimana dianulir dan kemudian kami mencetak gol bunuh diri,” ujarnya.

Ia mengaku heran dengan keputusan penalti yang dianulir. “Penaltinya jelas, keputusan itu diambil setelahnya, saya tidak tahu bagaimana atau siapa, kami tidak bisa melihat wajah mereka untuk menjelaskannya. Ini kedua kalinya dalam dua minggu. Saya bisa melihat gambar 20 kali dan saya tidak mengerti,” ujarnya.

Tentang gol bunuh diri Bernd Leno, Arteta mengatakan mereka harus bermain lebih baik. “Kesalahan adalah bagian dari sepak bola, kami mencetak gol bunuh diri yang menentukan permainan di akhir pertandingan,” jelasnya.

Arteta berharap hasil buruk ini bisa segera mereka lupakan. “Kami harus melalui kekecewaan dan memfokuskan energi kami, semifinal lebih dari penting bagi kami. Saya tidak ingin menggunakan alasan apa pun, saya memahami protes tersebut,” tandasnya.

Gelandang Arsenal Thomas Partey kepada Sky Sports mengatakan, “Itu menyakitkan. Kami menciptakan peluang dan mereka mencetak gol dengan peluang yang mereka miliki, kami harus melupakan hari ini dan tidak membuat lebih banyak kesalahan. Itu telah membuat kami kehilangan banyak pertandingan.”

Terkait gol bunuh diri Leno, Partey berkata, “Itu bagian dari sepak bola, gol bunuh diri telah terjadi. Kami harus bersiap untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Kami ingin memenangkan semua pertandingan.” (amr)

Bagikan berita ini:
6
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar