Stok Darah Krisis, PMI Minta Bantuan Komunitas Sosial dan Keagamaan

Sabtu, 24 April 2021 22:46

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar terus berupaya menambah stok darah. Hal tersebut sebab saat ini stok darah di PMI kota Makassar mengalami krisis

Sebelumnya, PMI Makassar memiliki stok kantong darah sebanyak 200 atau bisa mencukupi 1 hari. Di mana jumlah ini sudah mencapai titik paling krisis.

Demikian disampaikan Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal MI. Olehnya, kata dia, berbagai upaya dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan stok darah yang cukup.

“Alhamdulillah tadi sudah 600 kantong. Tetapi intinya selama pandemi Covid-19 ini terasa sekali, sangat kurang dan kita lakukan upaya yang cukup ekstrem lah,” jelas pria yang akrab Deng Ical ini saat ditemui di Kantor PMI Makassar, Sabtu (24/04/2021).

Untuk bulan ini, pihaknya memanfaatkan momen bulan puasa dengan baik. Gerai donor darah kemudian dibuka di sejumlah Masjid. Juga di tempat ibadah lain, seperti Gereja.

Selain itu, Deng Ical mengatakan bahwa pihaknya turut dibantu oleh komunitas pendonor sukarela. Stok darah pun terus bertambah meski pandemi Covid-19 masih melanda.

“Iye jadi itu sasaran utama kita, dan juga komunitas. Kemudian setelah puasa, baru kita dibantu oleh TNI Polri,” ungkap Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini Periode 2014-2019 ini.

Sementara itu, Wakil Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Makassar, Khudri Arsyad menjelaskan bahwa masyakarat yang ingin mendonor darah juga bakal diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi mereka. PMI Makassar sebelumnya sudah berkerjasama dengan beberapa pihaknya untuk menyediakan doorprize kepada para pendonor.

“Di suasana donor ini kita di support beberapa mitra kami. Seperti Alfamidi mempersiapkan voucher belanja, Suzuki ada doorprize, Pegadaian juga menyiapkan doorprize,” jelasnya.

“Doorprize-nya itu bagi yang pendonor rutin atau sudah lima kali keatas, ada sepeda motor. Untuk pendonor pemula, handphone, ada sepeda lipat, smartwatch. Jadi lumayanlah untuk motivasi membantu sesama. Dan diundi satu Minggu setelah lebaran,” tambah Udri.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar bisa melakukan donor darah. Di masa pandemi ini, ia mengingatkan mereka untuk menjaga kesehatan sebelum hendak mendonor darah.

“Kalau yang tidak pernah kena Covid-19, bisa silahkan. Kalaupun yang sudah terpapar harus tiga bulan setelah terkonfirmasi virus ini. Terus yang sudah vaksin harus setelah disuntik dua kali,” tukas Udri. (zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
8
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar