Boneka untuk Aulia

Minggu, 25 April 2021 19:15

Oleh: A. Syahruni Aryanti, Ketua MD Forhati Bulukumba

FAJAR.CO.ID — Perempuan mungil dan cantik itu bernama Aulia. Usianya baru delapan tahun. Baru baru ini, dia mengalami hal yang sungguh tragis. Dia kehilangan ibunda tercinta di depan matanya karena dibunuh oleh tetangganya sendiri.

Ibunya, Aliyani, adalah Kepala Dusun Katangka, Desa Karama, di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Aliyani menjabat sebagai kepala dusun belum lama. Baru sekitar 2 bulan setelah melalui proses seleksi oleh desa setempat.

Kejadian berdarah itu terjadi pada hari Senin siang, tepatnya di tanggal 19 April 2021. Saat itu, Aulia dan ibunya baru saja balik dari kantor desa. Mereka melaporkan adanya ancaman dari warga yang datang semalam ke rumah orang tuanya.

Ancaman itu terkait pengerjaan jalan rabat beton yang lebih tinggi dari rumah seorang warga sehingga warga itu minta dikerjakan jalan masuk ke rumahnya. Aliyani langsung menolak. Dia tegas mengatakan, untuk urusan jalan masuk ke rumah dikerjakan warga masing-masing.

Warga itu sudah diberikan bahan untuk membuat jalan masuk ke rumahnya. Namun persoalan yang boleh dikata sepele dan masih bisa dikomunikasikan itu berbuah tragedi. Aliyani ditemukan anaknya bersimbah darah di depan rumahnya dengan puluhan luka tusukan dan memar di sekujur tubuhnya.

Aulia yang menemukan ibunya tertelungkup berdarah di depan rumahnya berteriak histeris memanggil tetangga untuk membantu ibunya. Saat itu ibunya sudah tidak bisa tertolong lagi ..

Komentar