Sempat Kritik Pemerintahan Jokowi Terkait Alutsista, Anton Aliabbas: Tidak Ada Konsep

Minggu, 25 April 2021 15:20

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — 2019 lalu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Imparsial sempat mengkritik kebijakan pemerintahan Jokowi yang dianggap kurang memperhatikan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI.

Peneliti Imparsial, Anton Aliabbas waktu itu mengatakan, di era Jokowi ada peningkatan anggaran pertahanan yang cukup signifikan. Namun Jokowi tidak punya konsep yang jelas

“Ketika anggarannya sudah naik, tidak ada arah yang jelas bagaimana pemerintahan Jokowi ini melakukan modernisasi alutsista,” katanya waktu itu dalam Peringatan HUT Ke-74 TNI.

Ia menyebutkan, ada tiga komponen dalam anggaran pertahanan. Pertama, anggaran rutin, gaji dan lain-lain. Kedua, anggaran belanja barang mencakup penggunaan barang dan lain-lain. Ketiga, belanja modal, terkait pembelanjaan alutsista.

Dia kemudian membandingkan dengan era SBY. “Kalau saya mencoba membandingkan, benang merahnya, Pak SBY pada tahun 2013-2014 itu sangat terlihat, bahwa anggaran rutin memang selalu menjadi pos pertama. Perbedaannya antara Jokowi dan SBY adalah di era Pak SBY anggaran pembelanjaan modal itu menjadi nomor dua terbesar. Jadi pada tahun 2013, anggaran rutinnya ada di Rp 33,5 triliun di anggaran modalnya ada di 25,7 triliun,” kata Anton, dikutip dari fin.co.id (FAJAR grup).

Sementara itu, pada era Jokowi, menurut dia, ketika ada lonjakan anggaran yang cukup tinggi dan signifikan, anggaran belanja modal menjadi komponen nomor 3.

Bagikan berita ini:
9
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar