Banyak WNA India Masuk, Begini Respons Legislator PKS

Senin, 26 April 2021 11:53

Warga India memadati sebuah apotek untuk memborong obat-obatan pada hari pertama lockdown di negara tersebut (INDRANIL M...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati meminta pengetatan kembali semua kebijakan penanggulangan Covid-19 di Tanah Air. Hal ini merujuk data peningkatan kasus positif yang naik 14 persen dalam satu pekan terakhir.

Ditambah lagi, katanya, soal laporan masuknya banyak warga negara India ke Indonesia setelah badai tsunami penularan terjadi di negeri tersebut.

“Plus realisasi kebijakan larangan mudik yang diprediksi masih ada tujuh juta pergerakan di luar tanggal larangan mudik. Ini momen krusial, jangan lengah semua harus kembali diketatkan,” tutur Mufida kepada wartawan, Senin (26/4).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melihat mulai ada pelonggaran protokol kesehatan di masyarakat meski PPKM masih berlaku di beberapa provinsi. Ia melihat saat angka penularan sempat melandai dan adanya vaksinasi membuat semangat menerapkan protokol menjadi melemah.

Ia menyebut pelaksanaan vaksinasi masih jauh dari target seluruh penduduk guna mencapai kekebalan kelompok. Data Kemenkes per Rabu (21/4) baru 11.116.253 orang yang menerima dosis pertama dan baru 6.158.748 orang yang sudah menerima dosis kedua. Artinya untuk dua kali dosis baru 3,39 persen dari target 181.554.465 penerima vaksin.

“Ketatkan lagi prokes 5 M, ketatkan lagi 3 T. Vaksinasi baru berjalan sedikit dari target herd immunity. Artinya euforia vaksinasi tidak berdasar. Potensi tertular masih besar sekali kalau kita abai protokol. Ini yang harus digaungkan lagi,” katanya.

Bagikan berita ini:
3
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar