Fahri Hamzah: Semoga Para Pemimpim Paham Tanda-tanda Besar Ini

  • Bagikan
Fahri Hamzah (Foto by @Fahrihamzah)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Duka mendalam dirasakan keluarga besar TNI dan rakyat Indonesia. Dua peristiwa duka terjadi di waktu yang bersamaan.

Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam setelah dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) saat melaksanakan latihan di Perairan Bali ini.

Kapal buatan Jerman ini diawaki oleh 53 personel dengan Komandan Letkol Laut (P) Heri Oktavian.

Sementara itu, Kepala BIN Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny KN dinyatakan gugur setelah terlibat baku tembak dengan KKB.

Kontak tembak itu terjadi saat satgas BIN dan Satgas TNI/Polri melakukan patrol di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021) kemarin.

Atas dua peristiwa ini, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah iktu menyampaikan duka.

"KRI Nanggala 402 dan 53 awaknya tenggelam di laut Bali. Seorang perwira militer pimpinan intelijen tertembak di Papua," tulis Fahri dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Senin (26/4/2021).

Menurut mantan Wakil Ketua DPR itu, dua tragedi di negara maritim tersebut harus jadi perhatian bagi pemimpin Indonesia.

"Keduanya mengabarkan sebuah Tragedy negara maritim. Semoga para pemimpin paham tanda-tanda besar ini," pungkasnya. (msn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan