Ferdinand Sebut Ngawi di Jateng, Geisz Chalifah: Kebodohan Dipamerkan Berjilid – jilid

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan kader Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean jadi bulan-bulanan warga net. Dia di bully lantara mengatakan Kabupaten Ngawi masuk Jawa Tengah. Padahal Ngawi adalah wilayah Jawa Timur.

Ferdinand mengatakan itu, dengan maksud ingin menyerang Anies Baswedan setelah melihat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi guna menyerap gabah petani.

Ferdinand bilang bahwa Anies harus berterimakasih ke Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah karena menyediakan beras untuk DKI Jakarta.

“Jakarta harus berterimakasih kepada Jawa Tengah di bawah pimpinan Ganjar Pranowo yang mampu memproduksi beras untuk mencukupi kebutuhan Jakarta dan propinsi lain. Ini prestasi Jateng yang harus ditiru daerah lain,” kata Ferdinand di Twitternya.

Padahal, Kabupaten Ngawi masuk Jawa Timur. Dalam penandatanganan kerjasama Pemrov DKI dan Pemkab Ngawi itu, hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ngawi.

Ferdinand kemudian dibully. Namanya masuk trending topik di jagat Twitter. Dia disebut bodoh.

“Kebodohan di pamerkan berjilid – jilid. Baru di zaman ini ada orang bangga dengan kedongoannya. Bacot gede referensi ga punya. OD Lu Diformalin?” tulis Komisaris Ancol, Geisz Chalifah di Twitter-nya.

Geisz Chalifah bilang Ferdinand tidak perlu repot bela diri. Sebab orang sudah tahu kualitasnya.

“Gini aja daripada ribet dan bela diri dengan ketololan lu yang berjilid-jilid sampai jadi trending topik. Selain ada Sekolah rakyat ancol (SMP) ada juga SMA paket C mending lu daftat aja ntar gue yang ngajar biar otak lu pinteran dikit dan jadi jelas SMA lu dimana,” katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan