Kabar Duka, Ambo Asse Ditemukan Meninggal Dunia dengan Kondisi Mengenaskan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN -- Setelah dilaporkan hilang sejak 19 April, Ambo Asse ditemukan meninggal dunia oleh nelayan pada Sabtu (24/4) pagi, di Perairan Boring Biru Teluk Balikpapan. Ambo Asse (41) dinyatakan hilang pertama kali di Perairan Telake, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Lantas, korban ditemukan dalam jarak sekitar 30 nautical mile dari lokasi kejadian pertama.

Saat pertama kali ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan, bagian tubuhnya sudah tidak utuh lagi. Kasi Ops dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Octavianto menjelaskan kronologi kejadian. Bermula saat Ambo Asse bersama rekannya Junaidi (38) melaut di Perairan Telake untuk mencari ikan.

Mereka berangkat dari TPI Manggar sekitar pukul 19.30 Wita. Namun, saat tiba di lokasi, kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin pada pukul 22.00 Wita. Mereka pun berusaha memperbaiki masalah tersebut, tetap saja mesinnya tak mau menyala.

Keduanya pun pasrah menunggu bantuan, dengan harapan ada kapal yang lewat. Sambil menunggu, Asse melakukan aktivitas memancing, dan tiba-tiba tali pancingannya nyangkut di baling-baling mesin kapal. Dia pun bergegas menyebur ke laut untuk memperbaiki tali pancingannya. Setelah itulah, entah bagaimana Asse tak pernah lagi muncul ke permukaan.

Junaidi yang menunggu di atas kapal membuat layar menggunakan kain seadanya. Layar sederhana itu berhasil membuat kapal bergerak perlahan. Hingga akhirnya pada 21 April 2021, Junaidi melaporkan hilangnya Asse ke Pos TNI Angkatan Laut di Penajam. Selanjutnya meneruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A atau Basarnas Balikpapan. Tim SAR pun bergerak melakukan pencarian Asse dengan menyusuri perairan Penajam dan Paser.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan