Kewalahan Orang Tua hingga Kesiapan Belajar Tatap Muka

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah memproyeksi sekolah tatap muka akan dibuka pada Juli 2021. Hal ini dilakukan apabila proses vaksinasi ke guru selesai seluruhnya.

Legislator Kota Makassar, Kartini mengingatkan pembukaan tatap muka harus dipertimbangankan secara matang. Jika memang diterapkan, setidaknya guru telah menerima vaksin.

"Setelah para pendidik divaksin, selanjutnya semua siswa harus dipastikan sehat dan bebas dari paparan Covid-19," kata Kartini dijumpai fajar.co.id di Kantor DPRD Makassar, Senin (26/4/2021).

Politisi Partai Perindo itu menyebut, mayoritas masyarakat utamanya para orang tua menyambut baik wacana sekolah tatap muka. Pasalnya 1,5 tahun terakhir peserta didik menjalani sekolah daring dari rumah. Masyarakat mengaku kesulitan mendampingi anak-anak mereka belajar.

"Ya, para orang tua sebenarnya kelabakan mendampingi anak-anak mereka belajar daring. Karena keterbatasan kuota, ponsel dan lain-lain. Apalagi yang punya anak lebih dari satu, mereka mengaku kewalahan," akunya.

Sementara itu Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menegaskan, setidaknya 197.300 siswa bakal diswab antigen. Kemudian setiap minggunya bakal dites menggunakan GeNose.

Dikatakan, pemerintah kota masih melakukan survei sekolah yang siap melakukan uji coba ini. Termasuk di dalamnya kesiapan protokol kesehatan.

Adapun sistem belajar nantinya akan dipadukan Luar Jaringan (Luring) dan Dalam Jaringan (Daring).

Danny mengatakan, sekolah tatap muka bakal dicoba di SMP terlebih dahulu. Pihaknya bakal menunjuk sekolah percontohan yang dianggap siap dari segi protokol kesehatan. (endra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan