MAKI Mengaku Mendengar Informasi Wali Kota Tanjungbalai Sempat Dekati Pimpinan KPK

Senin, 26 April 2021 17:04

Boyamin Saiman-- jawa pos

“Maka dari itu untuk mendalami semua ini, harusnya Dewan pengawas mulai melakukan penyelidikan dan proses-proses sidang dewan etik mulai sekarang, melakukan investigasi dan klarifikasi tanpa harus menunggu proses pidananya. Karena ini harus saling menunjang,” harap Boyamin.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar belum juga merespons konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com terkait informasi tersebut.

Meski demikian, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri hanya menjawab diplomatis soal informasi tersebut. Ali menegaskan, pihaknya bekerja berdasarkan kecukupan alat bukti, bukan didasari dari asumsi maupun opini.

“KPK tentu bekerja berdasarkan kecukupan alat bukti, tidak berdasarkan asumsi, persepsi dan opini. Untuk itu tentu segala informasi yang kami terima saat ini,” ujar Ali.

Juru bicara KPK bidang penindakan ini mengapresiasi diberikannya informasi tersebut. Dia mengklaim, akan menindaklanjuti saat pemeriksaan saksi dilakukan.

“Kami pastikan akan didalami terhadap para pihak yang akan kami panggil dan periksa sebagai saksi,” tegas Ali.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri sempat menanggapi pertanyaan awak media saat melakukan konferensi pers penetapan tersangka dugaan suap penanganan perkara di Pemkot Tanjungbalai. Firli mengklaim, tidak mengetahui adanya Pimpinan KPK yang dihubungi oleh Syahrial.

Bagikan berita ini:
3
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar