Pengusaha Wajib Penuhi Kewajiban THR, Apindo Sulsel Pastikan Tertib

Senin, 26 April 2021 12:12

Ilustrasi THR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan pendapatan non upah. Pekerja atau buruh yang berhak atas THR adalah Pekerja atau Buruh PKWTT (pekerja tetap) dan Pekerja/Buruh PKWT (pekerja kontrak) dengan masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

Pemberian THR didasarkan pada Pasal 9 PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan; dan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Pemenuhan kewajiban pembayaran THR oleh pengusaha menjadi atensi serius Kantor Staf Presiden (KSP) RI. Tenaga Ahli Utama Kedeputian III KSP, Fadjar Dwi Wisnuwardhani mengatakan keberadaan THR akan memacu pertumbuhan ekonomi.

“Pemenuhan pembayaran THR, tanpa disadari dapat membantu peningkatan perekonomian dari sisi permintaan,” jelas Fadjar Dwi Wisnuwardhani dalam keterangannya yang diterima fajar.co.id, Senin (26/4/2021).

Dia mengatakan pada umumnya THR wajib diberikan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan. Namun, Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi perekonomian pada saat ini terutama terhadap kelangsungan usaha.

Bagikan berita ini:
6
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar