Enggan Rekomendasikan Sekolah Tatap Muka, Ini Saran IDAI

Selasa, 27 April 2021 21:38

Ilustrasi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) masih belum merekomendasikan sekolah tatap muka dilaksanakan. Hal tersebut dikarenakan hasil kajian-kajian IDAI yang menunjukan masih tingginya potensi penularan Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut tertulis pada surat rekomendasi dari Pengurus Pusat IDAI bertanggal 27 April 2021. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum IDAI, Prof. Aman B. Pulungan dan Sekretaris IDAI, Hikari Ambara Sjakti.

Setidaknya ada 3 hal yang melatarbelakangi rekomendasi tersebut. Yaitu Perkembangan pandemi covid-19 secara nasional yang kembali meningkat, Ditemukannya New Variant of Coronavirus sejak bulan Maret 2021 dan Cakupan imunisasi COVID-19 di Indonesia yang belum mencapai target.

Berdasarkan kajian tersebut maka IDAI belum merekomendasikan sekolah tatap muka kembali dibuka.

“Melihat situasi dan penyebaran COVID-19 di Indonesia, saat ini sekolah tatap muka belumdirekomendasikan. Persyaratan untuk dibukanya kembali sekolah antara lain terkendalinya transmisi lokal yang ditandai dengan positivity rate < 5% dan menurunnya tingkat kematian,” tulis IDAI dalam surat rekomendasi tersebut.

Namun, Jika sekolah tatap muka tetap dimulai, maka pihak penyelenggara harus menyiapkan blended learning, anak dan orangtua diberi kebebasan memilih metode pembelajaran luring atau daring.

“Anak yang belajar secara luring maupun daring harus memiliki hak dan perlakuan yang sama,” lanjutnya.

Selain itu Mengingat prediksi jangka waktu Pandemi CovID-19 yang masih belum dapat ditentukan, maka guru dan sekolah hendaknya mencari inovasi baru dalam proses belajar mengajar.

Bagikan berita ini:
5
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar