Terhambat, Jaringan Listrik Bawah Laut ke Pulau Lae-lae Bakal Dikerja Tahun 2022

Selasa, 27 April 2021 20:28

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, Andi Irawan Bintang.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengerjaan fisik jaringan listrik bawah laut dari Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) ke Pulau Lae-lae baru akan dilakukan di tahun 2022.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, Andi Irawan Bintang mengatakan, tahun ini pemprov akan fokus pada perizinan pengadaan jaringan listik bawah laut.

“Hampir semua perizinannya dialihkan ke pemerintah pusat. Jadi kami sekarang ini lagi menyusun term schedule untuk bisa rampung di akhir tahun. Fisiknya tahun depan,” kata Andi Irawan, ketika ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (27/4/2021).

Ia menyebutkan, sementara yang siap anggaran sekitar Rp2 miliar dari APBD. Padahal, kata Irawan, sebelumnya telah dianggarkan sekitar Rp7 miliar untuk proyek ini.

Namun, karena terkendala perizinan sekaligus ada refocusing, maka anggarannya dialihkan.Irawan menyebutkan, panjang jaringan kabel yang akan dipasang adalah 700 meter dengan daya listrik 20 MW.

Sementara itu, Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Sulsel, Amrani Samad, mengungkapkan, jaringan listrik ke pulau Lae-lae hanyalah tahap uji coba. Selanjutnya akan dialirkan ke pulau-pulau lainnya di Sulsel.

“Jadi titiknya di pulau Lae-lae. Setelah ini nyambung ke Pulau Selayar (kemudian pulau lainnya, red),” jelasnya Amrani. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
6
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar