UAS Galang Donasi Beli Kapal Selam, Gus Nadir: Cuma Mengingatkan Laporan Donasi KM50 yang Gak Jelas

Selasa, 27 April 2021 10:00

Gus Nadir (dok. Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ustaz Abdul Somad (UAS) menggalang donasi untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali. Donasi ia umumkan lewat akun Instagram @ustadzabdulsomad_official.

Aksi sosial ini dilakukan UAS dengan bekerja sama dengan Masjid Jogokariyan Jogja. Gerakan itu diberi nama “Patungan Rakyat Indonesia untuk Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402”.

Aksi patungan ini ikut dikomentari Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir. Dia mengingatkan panitia donasi agar yang dilakukan tak sama dengan penggalangan donasi untuk laskar FPI yang jadi korban penembakan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

“Itu yang mau patungan beli kapal selam, kami cuma mau mengingatkan laporan donasi KM50 yang gak jelas,” tulis Gus Nadir dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Selasa (27/4/2021).

Akademisiyang mengajar di Fakultas Hukum Universitas Monash, Australia itu berharap panitia donasi bisa mempertanggungjawabkan dana yang terkumpul.

“Jadi, kalau mau patungan/donasi beli kapal selam silakan, tapi pertanggungjawabannya harus jelas. Gak elok kalau melihat kalian ribut lagi soal donasi setelah ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, UAS mengajak warga Indonesia untuk sama-sama membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali.

“Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani ‘Eternal Patrol’, mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya,” kata UAS dalam akun Instagram resminya, Senin (26/4/2021).

Bagikan berita ini:
10
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar