Usai Berkomentar Negatif Atas Insiden KRI Nanggala-402, Anak Buah Jenderal Listyo Dinonaktifkan

Selasa, 27 April 2021 10:07

Aipda Fajar

FAJAR.CO.ID, SLEMAN – Puluhan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) geruduk Polsek Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Senin (26/4/2021). Mereka datang meminta klarifikasi dari anggota Polsek Kalasan, Aipda Fajar.

Para prajurit TNI AL marah lantaran Aipda Fajar membuat komentar miring tentang tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Lewat akun Facebook bernama Fajarnnzz, Aipda Fajar mengunggah komentar negatif soal KRI Nanggala 402 dan 53 awaknya yang gugur.

“Terlalu banyak gaya para awaknya, apa mungkin keturunannya. Makanya krunya tenggelam,” tulis Aipda Fajar dalam bahasa Jawa.

Komentar miring polisi ini mendapat perhatian Bid Propam Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Propam Polda DIY langsung menangkap Aipda Fajar agar tidak terjadi gesekan antara TNI dan Polri.

Aipda Fajar Dinonaktifkan

Wakapolda DIY Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menegaskan akan menindak oknum polisi tersebut.

Menurut Raden Slamet, Aipda Fajar tak hanya dijerat kode etik tapi juga UU ITE.

“Benar diamankan tadi malam langsung, penyidikan sudah berjalan, sedang diperiksa naik dari segi fisik dan kejiwaan. Karena belum tahu kejiwaannya seperti apa,” tegasnya ditemui di Kompleks Kantor Kepatihan Pemprov DIY, Senin (26/4).

Menurutnya, anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu telah dinonaktifkan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Slamet berjanji penyidikan terhadap Aipda Fajar akan berlangsung secara terbuka.

Bagikan berita ini:
8
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar