Ada Mafia Karantina Kesehatan, Netty Prasetiyani Sebut Pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta Lemah

Rabu, 28 April 2021 22:47

Petugas mempersiapkan ruang isolasi mandiri pasien Covid-19 di gelanggang olahraga (GOR) Kecamatan Pademangan, Jakarta, ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Terungkapnya kasus mafia karantina kesehatan membuktikan lemahnya pengawasan di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Akibatnya, ratusan penumpang kedatangan luar negeri, baik WNI maupun WNA lolos dari karantina.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani meminta pemerintah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta terkait mafia karantina.

Pasalnya Netty menduga ada mafia karantina melibatkan orang dalam Bandara Soekarno-Hatta. “Periksa juga seluruh petugas di bandara yang memiliki wewenang. Sulit diterima kalau mafia karantina kesehatan ini tidak melibatkan orang dalam,” ujar Netty kepada wartawan, Rabu (28/4).

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan kasus dugaan mafia karantina ini sampai ke akar-akarnya. Menurutnya, besar kemungkinan masih ada kasus serupa yang belum berhasil terungkap.

“Kasus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Dari mana tersangka mendapatkan kartu pas Disparekraf DKI Jakarta dan apakah tersangka dibantu jaringannya di bandara? Ini harus diungkap seluruhnya,” ujarnya.

“Kita tidak ingin kasus ini berhenti hanya pada tersangka saja, karena pasti akan terjadi lagi,” kata Netty menambahkan.

Bagikan berita ini:
6
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar