Babi Ngepet dan Bukti Kesenjangan Sosial yang Semakin Lebar

Rabu, 28 April 2021 22:01

Kerumunan warga yang hendak melihat babi yang diduga babi ngepet.

“Ini jelas-jelas fantasi karena dalam sejarahnya tidak pernah ditemukan babi berwujud manusia. Babi hanyalah imajinasi dari kerakusan dan ketamakan, dominasi dan penindasan,” terangnya.

Menurut Sawedi, babi dalam kenyataannya memakan apa saja termasuk kotorannya sendiri. Saat isu babi ngepet mengemuka berarti gambaran bahwa kemiskinan dan kesenjangan sosial semakin lebar, kesusahan hidup semakin menyiksa mereka yang berada di lapis stratifikasi sosial yang paling bawah.

“Babi ngepet adalah satire sosial dalam bentuk entertainmen yang menyindir situasi struktural yang melanggengkan penderitaan dan kemiskinan kaum pinggiran,” pungkasnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
1
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar