Banyak Honorer Fiktif, Danny Bakal Larang SKPD Angkat Tenaga Kontrak

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Evaluasi di tubuh pemerintahan terus dilakukan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto. Termasuk pengangkatan tenaga kontrak.

Jika sebelumnya, tenaga kontrak bisa langsung diangkat oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Kemungkinan aturan tersebut bakal dihilangkan.

Danny menganggap, banyak tenaga honorer atau tenaga kontrak fiktif. Dari 8000 yang terdaftar di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), sekitar 3000 di antaranya numpang nama saja.

"Misalnya, ada kepala dinas diperkenankan mengangkat pegawai honorer. Ini yang saya mau lihat apakah efektif atau tidak dan kelihatannya tidak efektif. Karena ada selisih 3 ribu orang yang kita temukan sementara," ujar Danny, Rabu (28/4/2021).

Selanjutnya mengenai administrasinya, baik administrasi keuangan maupun honorariumnya.

"Maka, setelah itu baru kita perbaiki regulasinya. Yang jelas idenya sudah ada bikin Laskar Pelangi atau Laskar Pelayanan Publik Berintegritas," terang Danny.

Setelah itu, Danny juga menelusuri Perwalinya, hal ini untuk membuat Perwali baru nantinya.

"Ini kan potensi besar juga tenaga kontrak. Tapi kalau salah-salah, tidak efektif, operasional jadi bengkak," jelasnya.

Namun, Danny memastikan resetting tenaga honorer bakal dilakukan paling lambat Juni 2021.

" Biar tengah jalanpun saya ini bisa. Karena kita tidak punya waktu lagi. Saya kira semester pertama Juni, saya canangkan itu Juni sudah harus lari semua," tutupnya (ikbal/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan