Firli Bahuri Benarkan Penggeledahan Ruang Kerja, Rumah Dinas, dan Rumah Pribadi Aziz Syamsuddin

Rabu, 28 April 2021 22:13
Belum ada gambar

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan, Korps Brimob turut membantu kinerja KPK dalam upaya ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penggeledahan di rumah dinas dan ruang kerja Azis Syamsuddin di Gedung DPR dibenarkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Firli Bahuri mengatakan, penggeledahan oleh penyidik KPK dilakukan di berbagai lokasi. Hal itu terkait dengan kasus dugaan suap penanganan perkara Pemerintah Kota Tanjungbalai.

“Hari ini tim penyidik KPK menggeledah di berbagai lokasi, ruang kerja di DPR RI, rumah dinas, dan rumah pribadi,” kata Firli saat dikonfirmasi, Rabu (28/4).

Dugaan dari keterlibatan Azis Syamsuddin dalam suap penanganan perkara Pemerintah Kota Tanjungbalai muncul dalam konstruksi perkara yang menjerat penyidik KPK asal kepolisian Stepanus Robin Pattuju (SRP) dan Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial (MS).

Penyidik Stepanus diduga menerima uang senilai Rp 1,3 miliar usai bertemu Syahrial di rumah dinas Azis pada Oktober 2020 lalu.

Firli menegaskan, pihak KPK akan mencari keterangan dan alat bukti, untuk mengungkap keterlibatan Azis Syamsuddin. Karena itu, penyidik menggeledah sejumlah lokasi yang berkaitan dengan Azis Syamsuddin.

“Kami sampaikan bahwa KPK akan terus bekerja, kerja dan kerja untuk mencari keterangan dan bukti,” tegas Firli.

Firli menyampaikan, pihaknya juga sudah mulai memeriksa sejumlah saksi dalam perkara tersebut. Sebab, untuk menjerat seorang sebagai tersangka, minimal butuh dua alat bukti.

“Sekali lagi semua tindakan untuk menduga seseorang sebagai tersangka beralasan kecukupan bukti. KPK tidak akan pandang dulu dalam bertindak, karena itu prinsip kerja kami,” cetus Firli.

Bagikan berita ini:
7
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar