IDAI Belum Rekomendasikan Sekolah Tatap Muka, Akademisi: Blended Learning Solusi

Rabu, 28 April 2021 15:12

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Saman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengamat pendidikan sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Saman menilai metode blended learning bisa menjadi solusi pendidikan saat ini.

Hal tersebut menyikapi belum adanya rekomendasi dari berbagai pihak soal wacana pembukaan sekolah tatap muka.

Terakhir, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga belum merekomendasikan sekolah tatap muka. Hal tersebut dikarenakan hasil kajian-kajian IDAI yang menunjukan masih tingginya potensi penularan Covid-19 di Indonesia.

Hak tersebut tertulis pada surat rekomendasi dari Pengurus Pusat IDAI bertanggal 27 April 2021. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum IDAI, Prof. Aman B. Pulungan dan Sekretaris IDAI, Hikari Ambara Sjakti.

Setidaknya ada 3 hal yang melatarbelakangi rekomendasi tersebut. Yaitu Perkembangan pandemi covid-19 secara nasional yang kembali meningkat, Ditemukannya New Variant of Coronavirus sejak bulan Maret 2021 dan Cakupan imunisasi COVID-19 di Indonesia yang belum mencapai target.

Berdasarkan kajian tersebut maka IDAI belum merekomendasikan sekolah tatap muka kembali di buka.

Olehnya, Saman menilai pembukaan sekolah tatap muka harus memperhatikan banyak faktor, salah satunya adalah sarana dan prasarana pembelajaran. Sarana pembelajaran harus menerapkan protokol kesehatan.

“Yang perlu juga diperhatikan adalah sarana dan prasarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan dalam rangka pemberlakuan sekolah tatap muka pada tiap-tiap sekolah,” ujar Saman.

Bagikan berita ini:
4
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar