JSDI Sebut Nadiem Makariem Seperti Odong-odong, Ini Penyebabnya

Rabu, 28 April 2021 16:03

Mendikbud Nadiem Makarim dan Ketua Umum JSDI Muh Ramli Rahim. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Umum Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) Muhammad Ramli Rahim angkat bicara terkait penunjukkan kembali Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek).

Ramli menyebut penambahan beban kerja Nadiem Makarim yang dilantik hari ini sungguh makin mengkhawatirkan masa depan dunia pendidikan.

“Betapa tidak, beban Kemdikbud yang dulu hanya menangani pendidikan dasar dan menengah lalu bertambah dengan pendidikan tinggi, kini makin berat dengan pertambahan urusan riset dan teknologi,” kata Ramli, Rabu (28/4/2021)

Kata Ramli, saat ini pendidikan dasar dan menengah sudah amburadul ditangan Nadiem Makarim apalagi ditambah dengan pandemi Covid-19.

Menurutnya, Nadiem Makarim saat ini bukan seperti Nadiem Makarim yang sukses di perusahaan, tak ada ide baru, tak ada inovasi yang ada adalah kebijakan tidak tepat waktu dan tidak tepat sasaran.

“Penambahan beban baru bagi Nadiem Makarim ini seperti Odong-odong yang diberikan beban muatan Truk Gandeng,” ungkapnya .

Tak hanya itu, Ramli membeberkan 8 kebijakan Pendidikan Nadiem Makarim yang kontroversial, paradoks dan sering kali diikuti dengan klarifikasi dan revisi.

Bagikan berita ini:
4
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar