Murka! Pria Tambun Pecahkan Kaca Truk karena Dilarang Mudik

Rabu, 28 April 2021 17:13

Screenshot

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Viral di media sosial, sebuah rekaman video yang menampilkan seorang pria tambun, yang memecahkan kaca truk menggunakan sebatang besi.

Dalam video berdurasi 15 detik itu, tampak ada seorang pria berkaus cokelat dan bertubuh tambun, memecahkan kaca depan truk menggunakan sebatang besi.

Pria yang belum diketahui identitasnya ini terlihat beberapa kali memukul kaca depan truk warna putih itu hingga rusak parah.

Aksinya itu dilakukan seorang diri di sebuah jalan raya. Tepat di belakang pria itu terdapat tol layang. Sampai saat ini, belum diketahui lokasi pastinya.

Sebelum aksi itu dilakukan, pria itu mengucapkan sepatah kata yang seakan-akan marah dengan pemerintah yang melarang mudik lebaran mulai 6 hingga 14 Mei 2021 mendatang.

“Gara-gara peraturan nggak jelas, mudik nggak boleh, lebaran nggak boleh,” kata pria tersebut.

Hingga di akhir video, pria tersebut mengucapkan lagi sebuah kalimat menggunakan bahasa daerah setempat. Lagi-lagi dengan nada suara emosi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pria tersebut, di mana dan kapan video tersebut direkam hingga tersebar luas di beberapa akun Instagram.

Sekadar diketahui, Pemerintah memutuskan memajukan masa larangan Mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2021 atau 1442 Hijriah yang semula 6-14 Mei, sekarang dimulai sejak Kamis, 22 April 2021.

Itu tercantum dalam peraturan Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang aturan larangan Mudik Lebaran Idul Fitri tahun 1442 Hijriah.

Akan tetapi, Addendum atau Surat Ederan itu hanya untuk mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021.

Hal tersebut dikeluarkan sebagai salah satu upaya pemerintah mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Sementara selama masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Yang juga mengatur tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Demikian disampaikan Ketua Satgas Covid-19, Doni Manardo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan yang diterima Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

“Tujuan Addendum Surat Edaran diteken pada 21 April ini adalah mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk berpotensi meningkatkan penularan kasus antar daerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan,” jelasnya. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
9
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar