PDIP-PKS Jajaki Koalisi Permanen

Rabu, 28 April 2021 14:30

Pertemuan pengurus PKS dan PDIP.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kunjungan pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke kantor DPP PDI-Perjuangan menyiratkan beragam makna. Selain penjajakan koalisi permanen, kunjungan di tengah isu reshuffle kabinet juga diprediksi upaya PKS masuk ke pemerintahan.

Sekjen DPP PKS Aboe Bakar Al-Habsyi menyatakan langkahnya menemui PDIP untuk belajar cara mengurus negara. Dia sempat meminta jajaran pengurus DPP PDIP yang dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk berbagai ilmu dengan PKS. “Bagi-bagi ilmunya lah,” kata Al Habsyi saat berkunjung ke DPP PDIP, Selasa, 27 April.

Menurutnya, pertemuan ini membahas masalah kebangsaan. Dia menepis kesan PDIP dan PKS selalu berlawanan. “Kalau berbeda pendapat itu hal biasa. Bernegara harus bikin suasana happy,” katanya.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengakui, kunjungan ke kantor DPP PDIP kali pertamanya. “Membangun persatuan kekuatan nasionalis dan agamais,” katanya.

Kunjungan bersejarah PKS ke PDIP ini dihubung-hubungkan dengan kemungkinan PKS merapat ke koalisi pemerintahan. Apalagi isu reshuffle makin menguat. Namun, Mardani membantah isu tersebut. Hanya saja, peluang koalisi tetap terbuka.

“PKS tegaskan tetap oposisi. PDIP justru apresiasi sikap yang diambil PKS. Perlu diketahui, PDIP juga sebelumnya oposisi selama 10 tahun sebelum sekarang menjadi partai penguasa. Soal koalisi ke depan, kita sementara komunikasi dulu,” bebernya.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, berbagai isu kerakyatan bisa dibahas bersama. Seperti keinginan melaksanakan pemilu lebih baik, ekonomi dan anggaran, hingga keprihatinan terhadap kondisi eksploitatif unilateral. PDIP juga menghargai sikap politik PKS.

Bagikan berita ini:
10
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar