Rencana Sekolah Tatap Muka, Ahli Epidemiologi Minta Siswa Divaksin

Rabu, 28 April 2021 19:32

Ilustrasi sekolah tatap muka

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana Pemerintah Kota Makassar melakukan sekolah tatap muka harus dipertimbangkan lagi. Pasalnya siswa belum divaksin.

Meski saat ini vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik gencar dilakukan, tetap saja siswa harus menerima perlindungan. Rentan terjangkit.

Ahli Epidemologi Unhas, Ansariadi, mengatakan, meski kasus anak tidak begitu signifikan, penularan disebut masih sangat memungkinkan. Bahkan dalam kondisi tertentu anak berpotensi menjadi carrier bagi keluarganya di rumah.

“Meski mungkin sudah divaksin guru, itu tidak mengurangi kemungkinan penularan dari murid ke murid, kembali ke rumahnya, itu ada potensi dibawah pulang,” ujarnya, Rabu (28/4/2021).

Vaksinasi bagi anak-anak, kata Ansariadi belum begitu teruji, pemerintah harus mampu meminimalisir kemungkinan tersebut.

“Jadi kondisinya seperti ini, orang tua ini misalnya kena (positif) di rumah terus pindah ke anaknya dan dibawa (virus) ke sekolah, dan dia saling memindai antar anak-anak dan itu dibawa pulang lagi, itu bisa, dan itu yang kita khawatirkan,” terangnya.

Pemerintah dikatakan masih memiliki kesempatan untuk menekan angka kasus dalam tiga bulan ke depan, vaksinasi harus dirampungkan ke seluruh masyarakat sehingga jika anak menjadi carrier, orang tua di rumah tetap terlindungi.

Selain itu, varian baru juga perlu diwaspadai, Ansariadi menyebut dari hasil penelitian kemampuan atau efektifitas vaksin yang digunakan berpotensi menurun. Jika ada penularan varian baru Covid-19.

Bagikan berita ini:
7
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar