Temuan Asesmen! Honorer Fiktif Kuras Kas Pemkot

Rabu, 28 April 2021 15:06

FOTO: IKBAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Honorer Pemkot Makassar akan diseleksi ulang. Sekaligus menyaring honorer terindikasi bodong.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengambi langkah ini untuk mengatasi carut-marut tenaga honorer di pemkot. Pemangkasan akan dilakukan melalui seleksi atau asesmen. Tak lolos seleksi, kontrak honorer langsung diputus.

Kepada FAJAR, Danny-sapaan Ramdhan Pomanto– mengungkapkan, laporan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, jumlah honorer di pemkot memang 8.000 lebih. Namun, anggaran yang disediakan untuk upah atau honor para honorer justru untuk 11.000 orang.

Danny mengaku heran dengan temuan itu. Semestinya, anggaran disediakan sesuai dengan data honorer. Justru dari laporan yang dia terima, ada 3.000 yang tak terdaftar, tetapi pemkot tetap menganggarkan gajinya

“Setiap tahun yang kita habiskan itu Rp300 miliar. Banyak pengangkatan di masing-masing OPD yang tak dikomunikasikan. Makanya saya mesti selidiki hal ini,” bebernya kepada FAJAR, Selasa 27 April.

Dia bahkan menduga, ada yang terdaftar, tetapi tak pernah masuk bekerja. Untuk itu, seleksi ulang menjadi solusi terbaik untuk menangani masalah itu. Setelah itu, barulah mereka yang lolos ditetapkan sebagai honorer.

Danny juga mengungkap rencana untuk mengganti nama honorer pemkot. Meski berstatus honorer, nantinya yang lulus akan dinamai Laskar Pelangi yang merupakan akronim Laskar Pelayanan Publik Berintegritas. Nantinya, laskar tersebut akan dibagi per bidang berdasarkan kompetensinya.

Bagikan berita ini:
8
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar