Polemik Penebangan Pohon Mahoni, Camat Sinjai Selatan: Permintaan Kodim untuk Buat Meja dan Kursi

Kamis, 29 April 2021 21:33

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP).

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Camat Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Agus Salam, membeberkan kronologi penebangan pohon mahoni yang berpolemik di Lapangan Bikeru I. Permintaan Kodim 1424 Sinjai untuk membuat meja dan kursi menjadi alasan penebangan pohon tersebut.

Hal itu disampaikan Agus Salam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD Sinjai, Kamis, (29/4/2021). Dia mengatakan, sembilan hari sebelum penebangan, Danramil Sinjai Selatan mendatanginya untuk meminta kayu. Rencananya kayu tersebut akan dibuat menjadi meja dan kursi.

Sehingga, dirinya mengarahkan pohon trembesi yang ada di area Kantor Kecamatan Sinjai Selatan untuk ditebang. Apalagi, dia memang hendak melakukan penataan. Namun, jenis kayu yang dicari oleh Danramil adalah mahoni.

“Karena ada mahoni di sekitar aula kantor kelurahan makanya saya arahkan itu saja ditebang tapi kembali tidak diterima karena tidak sesuai dengan diameter pohon yang diinginkan,” kata Agus.

Dengan demikian, Agus mengarahkan untuk menebang pohon di jalan poros menuju lapangan Bikeru I. Alasannya, pohon tersebut menggangu pengguna jalan karena telah miring hingga 20 derajat.

Akan tetapi, pohon yang ditebang malah tidak sesuai dengan arahan Camat Sinjai Selatan. Melainkan pohon yang ada di pinggir lapangan Bikeru I. Kondisi ini menimbulkan polemik berkepanjangan di Kabupaten Sinjai.

“Lain yang diarahkan, lain juga ditebang, saya tidak tahu juga kalau itu ditebang karena saya tidak berada di lokasi saat penebangan,” tambahnya.

Komentar