Sebulan, Densus 88 Amankan 52 Terduga Teroris di Pulau Sulawesi

Kamis, 29 April 2021 21:15

Ilustrasi tim Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan teroris. (net)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tim Densus 88 Antiteror masih bekerja mengungkap jaringan teroris pasca bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral pada 28 Maret 2021 lalu.

Sampai hari ini, Kamis (29/4/2021), tim dari Mabes Polri ini berhasil mengamankan sebanyak 52 orang yang diduga terlibat dalam bom bunuh diri tersebut.

“Hari ini, sudah ada 52 orang terduga teroris yang ditangkap. Ini yang terbanyak dalam kasus bom. Sebagian besar dari Sulsel,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Endra Zulpan, Kamis (29/4/2021).

Dari 52 yang diamankan, terdiri dari 45 laki-laki dan tujuh perempuan. Semuanya masih diperiksa oleh penyidik Densus 88 di Mapolda Sulsel.

Pihaknya juga masih mendalami peran 52 terduga teroris tersebut yang ditangkap di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kami amankan sejumlah BB kita amankan. Berupa ponsel, sajam, senjata rakitan, senapan angin, dan buku yang menjurus pada radikalisme,” tambah Zulpan.

Terakhir, satu orang terduga teroris ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sayangnya, Zulpan belum membeberkan identitas yang ditangkap tersebut.

“Ada yang ditangkap 1 orang di Poso. Perannya masih dalam pendalaman penyidik Densus 88” katanya dalam rilisnya.

Dia yang ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, 28 Maret 2021 lalu.

Bagikan berita ini:
8
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar