Selama Pandemi 4,8 Juta Pelaku UMKM Go Online, Transaksi Harbolnas Tembus Rp 11,6 T

Kamis, 29 April 2021 10:57

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sektor usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terpaksa harus menyesuaikan diri untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Kondisi ini membuat UMKM harus akrab dengan memanfaatkan platform digital.

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (idEA) Bima Laga menyebut, hingga akhir 2020 tercatat sekitar 3,8 juta UMKM yang merambah ke digital melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Jumlah ini melampaui target awal yang hanya sebanyak 2 juta UMKM sampai akhir tahun 2020.

“Ini juga didorong program Bangga Buatan Indonesia yang diluncurkan 14 Mei 2020 lalu. Hingga Maret 2021 angkanya sudah mencapai 4,8 juta UMKM yang tergabung,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (28/4).

Menurutnya, pihaknya terus melakukan upaya agar UMKM tetap dapat berjualan di tengah pandemi Covid-19, salah satunya melalui program hari belanja online nasional (Harbolnas) yang telah digelar sejak tahun 2018 sampai 2020 lalu.

Data Nielsen menunjukkan transaksi saat Harbolnas terus meningkat, dari Rp 6,1 triliun pada 2018 menjadi Rp 9,1 triliun pada 2019, dan terus naik menjadi Rp 11,6 triliun pada Harbolnas 2020.

“Menariknya sekarang kita tidak hanya fokus di semua barang tapi juga mengutamakan produk lokal. Pada 2020 transaksi produk lokal menyentuh angka Rp 5,6 triliun,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
4
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar