Jukir Liar Menghilang Usai Peras Warga yang Sedang Parkir

Jumat, 30 April 2021 22:20

Petuga melakukan razia juru parkir di Pasar Butung.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Namanya Fauzan, 41 tahun. Di saat momen jelang lebaran saat ini, dia banyak sekali bertemu dengan oknum juru parkir (jukir) liar. Utamanya di wilayah Pasar Butung, Makassar.

Pria berambut kriting ini pun mengeluh. Pungutan parkir dari oknum itu di luar batas kewajaran. Seharusnya, ia hanya membayar parkir Rp5 ribu untuk kendaraan mobil.

Namun, ia diminta membayar Rp15 ribu. Tanpa karcis pula. Setelah itu, oknum Jukir itu pun hilang bak ditelan bumi. Itu terjadi meski aparat kepolisian Polres Pelabuhan dan PD Parkir Makassar Raya menggelar razia parkir liar di Pasar Sentral dan di Pasar Butung.

“Tadi pas saya parkir, langsung disuruh bayar Rp15 ribu. Tanpa karcis. Setelah itu petugasnya hilang tidak tahu ke mana. Orangnya tadi pakai kaus hitam,” kata Fauzan, yang mengadukan keluhannya itu ke polisi.

Apalagi, cara parkir kendaraan yang diarahkan oleh jukir itu terbilang semrawut. Fauzan tak bisa keluar lantaran ia dihalangi oleh sebuah mobil yang juga terparkir di sana.

“Tempat parkir di gedung pasar itu memang sudah penuh. Jadi kita tak tahu harus parkir di mana. Terpaksa saya parkir di pinggir jalan dan bayar langsung Rp15 ribu tanpa karcis,” keluhnya.

Sebagai konsumen parkir, ia berharap permainan tarif parkir ini bisa ditindak tegas. Aparat kepolisian diminta ikut turun dalam razia parkir liar ini. Tak hanya di pasar itu, seluruh tempat umum di Makassar juga harus dirazia.

Bagikan berita ini:
4
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar