Mafia Karantina, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Garap Gumilar Ekalaya

Jumat, 30 April 2021 22:52

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/ilustrasi: arsip JPNN.COM/Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya terkait kasus mafia karantina yang meloloskan WNI India di Bandara Soekarno-Hatta.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. “Plt Kadis yang hadir,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Jumat (30/4).

Gumilar dimintai keterangan terkait kartu akses keluar-masuk milik pensiunan pegawai Dinas Pariwisata DKI Jakarta berinisial S, tersangka dalam kasus mafia karantina tersebut.

“Diperiksa terkait dengan terbitnya kartu pas bandara,” ucap Yusri.

Hanya saja alumnus Akpol 1991 itu belum menjelaskan secara detail apa yang ditanyakan penyidik kepada anak buah Anies Baswedan tersebut.

Polda Metro Jaya telah menetapkan empat tersangka terkait kasus pelanggaran masuk ke Indonesia dari luar negeri itu. Masing-masing tersangka berinisial JD, S dan RW, dan GC.

JD merupakan penumpang salah satu maskapai yang baru tiba dari India.

Sementara S dan RW petugas yang mengaku bekerja di bandara. Sedangkan tersangka GC berperan menyiapkan syarat administrasi.

Kasus itu terungkap ketika JD baru tiba dari India pada Minggu (25/4) kemarin sekitar pukul 18.45 WIB.

JD ketika itu tidak mengikuti protokol kesehatan yang mengharuskan setiap orang yang tiba dari luar Indonesia harus dikarantina selama 14 hari.

Komentar