Puluhan Orang Tewas Terinjak-injak, Benjamin Netanyahu Bilang Bencana Besar

Jumat, 30 April 2021 17:02

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu -- afp

FAJAR.CO.ID, JERUSALEM – Puluhan orang tewas terinjak-injak dalam perayaan api unggun keagamaan di Israel pada Jumat (28/4).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pernyataanya menyebut insiden berdarah tersebut sebagai bencana besar.

Laporan media awalnya mengatakan bagian dari tempat duduk stadion telah runtuh di acara Lag B’Omer di Gunung Meron di Galilea.

Tetapi para pejabat kemudian mengatakan tampaknya korban telah sesak napas atau diinjak-injak. Puluhan ribu umat Yahudi ultra-Ortodoks berkumpul di makam agamawan bijak abad ke-2 Rabbi Shimon Bar Yochai untuk peringatan tahunan yang mencakup doa dan tarian sepanjang malam.

Perayaan itu dianggap sebagai salah satu pertemuan terbesar orang sejak wabah pandemi virus corona lebih dari setahun yang lalu.

Layanan ambulans Magen David Adom mengatakan 103 orang terluka, termasuk puluhan tewas. Channel 12 TV menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 38.

Polisi menutup lokasi tersebut dan memerintahkan orang-orang yang bersuka ria diangkut dengan bus. Makam itu dianggap sebagai salah satu situs tersuci di dunia Yahudi dan merupakan situs ziarah tahunan.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan adegan kacau ketika pria Yahudi Ultra-Ortodoks memanjat celah di lembaran besi bergelombang yang robek untuk menghindarkan diri dari situasi berdesakan, ketika polisi dan paramedis mencoba menjangkau yang terluka.

Komentar