Natalius Pigai Disebut Bermanurver Mengatasnamakan Agama Kristen Usai KKB Dicap Teroris

Sabtu, 1 Mei 2021 09:28

Pakar Psikologi Forensik Universitas Indonesia, Reza Indragiri Amriel -- (Ist For JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyayangkan narasi yang dilontarkan eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Itu terkait pernyataan Natalius Pigai yang mengaitkan pelabelan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dengan agama tertentu.

Label KKB teroris itu disematkan pemerintah karena aksi yang selama ini dilakukan KKB merupakan teror tehadap warga sipil.

“Yang juga perlu diantisipasi adalah manuver tokoh di Jakarta,” kata Reza Indragiri dalam keterangan yang diterima JPNN.com (jaringan Fajar.co.id), Jumat (30/4/2021).

Reza pun mengaku selama ini sudah mengamati berbagai stigma dan narasi Natalius Pigai.

Ia menilai, Pigai terkesan mengarahkan bahwa pemerintah tengah melancarkan state terrorism terhadap masyarakat Papua.

Hari ini, kata Reza, Pigai menggunakan cara lain lagi.

“Dia melontarkan counter narrative dengan membangun framing ‘negara versus teroris’ sebagai benturan antara agama satu dengan agama lainnya,” ungkap Reza.

Alumnus Fakultas Psikologi UGM ini khawatir, counter narrative sedemikian rupa merupakan bentuk penghasutan.

Yang terjadi kemudian adalah, dapat mengondisikan terjadinya pertikaian horizontal. Karena itu, narasi demikian ini harus diluruskan.

“Sah sudah. Medan perang melawan kelompok teror tidak hanya berlangsung di daratan. Patroli udara (baca: dunia virtual, internet, media sosial, aplikasi pesan singkat) juga perlu digencarkan,” ingat Reza.

Orang Kristen Sah Teroris

Bagikan berita ini:
1
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar