Sindir Penetapan KKB Papua Sebagai Teroris, Dandhy Laksono: Logika Penjajah

Sabtu, 1 Mei 2021 10:04

Dandhy Laksono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah resmi menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai teroris. Keputusan ini ikut dikomentari aktivis HAM, Dandhy Laksono.

Jurnalis senior ini tak setuju jika label teroris diberikan kepada pejuang kemerdekaan di tanah Papua.

Hal itu diungkapkan Dandhy lewat unggahannya di media sosial Twitternya, Jumat (30/4/2021).

“Isi kampungnya dikeruk. Orangnya ingin merdeka. Dikirim polisi dan tentara,” tulis Dandhy Laksono.

Menurutnya, saat KKB Papua sebagai pemilik kampung tanah Papua melawan malah mereka disebut sebagai teroris oleh pemerintah.

Dandhy Laksono pun menyebut sikap pemerintah terhadap KKB Papua tersebut sebagai logika penjajah.

“Yang punya kampung melawan. Yang melawan disebut teroris. Logika Penjajah,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang melakukan kekerasan di Papua dikategorikan sebagai teroris.

Kelompok sipil bersenjata di Papua dikategorikan sebagai teroris, kata Mahfud, berdasarkan ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
7
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar